“Kami ingin masyarakat memahami bahwa olahraga domino ini adalah olahraga. Ada aturan dan sistem pertandingan yang harus dipatuhi. Tujuan kami adalah pembinaan, kompetisi, dan prestasi, bukan perjudian,” ujar Suryaman.

Ia juga menyinggung agenda olahraga tingkat Jawa Barat pada 2026 serta harapan agar domino dapat berkembang dalam ekosistem kompetisi olahraga nasional.

Baca juga:Diky Candra Apresiasi Semarak HUT RI Ke-81 di Leuwigenta, Seni Calung Dinilai Perlu Dilestarikan

Namun, status keikutsertaan domino dalam ajang resmi seperti Porprov Jawa Barat maupun PON perlu mengacu pada ketetapan resmi penyelenggara dan organisasi olahraga yang berwenang.

Perdebatan mengenai domino, menurut Suryaman, seharusnya menjadi kesempatan untuk membuka ruang dialog yang sehat antara organisasi olahraga, tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat.

Ia menghormati pandangan pihak-pihak yang mengingatkan masyarakat agar menjauhi perjudian. Akan tetapi, ia berharap imbauan tersebut tidak serta-merta membuat olahraga domino yang diselenggarakan secara resmi ikut mendapatkan penilaian yang sama dengan praktik perjudian.

Baca juga:Ciung Wanara dan Adu Ayam, Sejarah yang Jarang Diceritakan

Di sisi lain, penyelenggara olahraga domino juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan pertandingan berjalan secara transparan, menerapkan aturan yang tegas, serta tidak membuka ruang bagi taruhan maupun praktik perjudian.

Dengan demikian, masyarakat dapat membedakan kegiatan olahraga yang berorientasi pada pembinaan dan prestasi dari aktivitas permainan yang mengandung unsur perjudian.

Suryaman berharap polemik tersebut tidak menjadi penghalang bagi perkembangan olahraga domino di Kota Tasikmalaya. Sebaliknya, perbedaan pandangan diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi, pemahaman bersama, dan penjelasan yang objektif.

“Silakan memberikan masukan dan kritik. Kami terbuka. Namun, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu ORADO dan bagaimana olahraga domino dilaksanakan. Jangan sampai olahraga yang kami dorong untuk pembinaan dan prestasi langsung disamakan dengan perjudian,” pungkasnya.(Ek)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini