Kilas Tasikmalaya – Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kota Tasikmalaya, Suryaman, menegaskan bahwa olahraga domino tidak bisa serta-merta disamakan dengan praktik perjudian. Menurutnya, terdapat perbedaan mendasar antara domino yang dimainkan sebagai cabang olahraga dengan permainan gapleh yang identik dengan aktivitas hiburan di lingkungan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Suryaman menyikapi pemberitaan di salah satu media di Kota Tasikmalaya yang mengangkat pandangan PCNU Kota Tasikmalaya mengenai permainan domino yang dinilai berkaitan dengan perjudian.
Suryaman menilai, sebelum memberikan penilaian terhadap olahraga domino, penting bagi semua pihak untuk memahami terlebih dahulu konsep, aturan, mekanisme pertandingan, serta tujuan penyelenggaraan olahraga domino yang berada di bawah organisasi ORADO.
“Jangan samakan olahraga domino dengan gapleh yang biasa dimainkan di pos ronda. ORADO memiliki aturan, sistem pertandingan, dan tujuan olahraga yang jelas. Kami menyelenggarakan kegiatan ini sebagai olahraga, bukan untuk berjudi,” tegas Suryaman. Rabu 14 Oktober 2026.
Baca juga:Kejurdo Ketum Cup ke-V BKC Dibuka Wawali Diky, 300 Lebih Karateka Siap Adu Prestasi
Menurutnya, olahraga domino tidak semata-mata mengandalkan keberuntungan, tetapi juga menuntut kemampuan berpikir, konsentrasi, ketelitian, membaca situasi, menyusun strategi, serta mengambil keputusan secara tepat.
Kemampuan tersebut menjadi bagian dari latihan kognitif yang dapat merangsang aktivitas berpikir. Karena itu, olahraga domino dinilai memiliki potensi menjadi sarana rekreasi sekaligus aktivitas yang melatih kemampuan mental apabila dilaksanakan secara teratur dan sesuai aturan.
Suryaman berharap masyarakat tidak terburu-buru memberikan stigma negatif terhadap olahraga domino hanya karena menggunakan kartu domino sebagai alat permainan. Baginya, yang perlu dilihat adalah bagaimana permainan tersebut diselenggarakan, aturan yang diterapkan, serta apakah terdapat unsur taruhan atau perjudian di dalamnya.
Baca juga:Raih Juara Bupati Cup II, Alita Naila Putri Jadi Kebanggaan Keluarga dan Kab. Tasikmalaya
Suryaman menjelaskan, ORADO Kota Tasikmalaya memiliki komitmen untuk memperkenalkan olahraga domino sebagai aktivitas yang terorganisasi dan berorientasi pada prestasi.
Ia menyebut olahraga domino telah memperoleh pengakuan dalam lingkungan olahraga nasional dan mengacu pada perkembangan pembinaan olahraga prestasi. Menurutnya, olahraga ini juga tengah diarahkan menuju berbagai agenda kompetisi yang lebih besar.








