Kilas Ciamis – Berawal dari sebuah semangat sederhana untuk menghadirkan ruang belajar, berkarya, dan bertumbuh bagi anak-anak serta generasi muda Indonesia, Indonesian First Optimist Club (IFOC) kini terus menunjukkan perkembangan sebagai organisasi sosial dan edukasi yang mengedepankan nilai inklusivitas, kolaborasi, dan pengembangan potensi.
Didirikan pada “1 Oktober 2023” di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, IFOC dipelopori oleh Angga Kusumadinata bersama sejumlah pemuda dari Ciamis dan Bangka Belitung. Sejak awal berdirinya, organisasi ini berkomitmen menghadirkan berbagai program yang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak Indonesia untuk mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, kepemimpinan, hingga karakter positif.
Dalam perjalanannya, IFOC menjalin kemitraan dengan Optimist International (OI) yang berkedudukan di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat. Organisasi tersebut dikenal memiliki jaringan internasional dengan ribuan klub dan puluhan ribu anggota di berbagai negara yang berfokus pada pengembangan potensi anak dan remaja. Melalui kemitraan ini, IFOC berupaya memperluas akses peserta Indonesia terhadap pengalaman bertaraf global, tanpa mengesampingkan nilai-nilai budaya dan identitas lokal sebagai fondasi utama.
Baca juga:Tren Yearbook di Luar Sekolah Jadi Ironi Tasik Pintar, Sekda: Akan Turun Pengecekan Bersama Disdik
Komitmen tersebut mulai diwujudkan melalui penyelenggaraan IFOC Eduliga English Learning League (IFOC EELL) 2024. Kompetisi pembelajaran bahasa Inggris berbasis platform Duolingo for Schools ini mendapat sambutan positif dari peserta dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga mendorong budaya belajar berkelanjutan karena platform yang digunakan tetap dapat dimanfaatkan peserta setelah kegiatan selesai.
Keberhasilan tersebut berlanjut melalui IFOC Creatives Festival (ICF) 2025 yang diselenggarakan bersamaan dengan Festival Bulan Bahasa NedusiX Edutainment. Festival ini menghadirkan beragam cabang lomba yang mengembangkan kreativitas, literasi, seni, dan kemampuan komunikasi peserta didik. Lebih dari 75 piala, ratusan sertifikat penghargaan, pin prestasi, serta berbagai merchandise telah didistribusikan kepada para pemenang dari berbagai daerah, di antaranya Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Kalimantan Tengah.
Lebih membanggakan lagi, sejumlah alumni IFOC Creatives Festival 2025 kini mulai menorehkan langkah di tingkat internasional. Beberapa peserta dari TK Ajarsukaresi dan SDN 2 Sukaresik (Ruby, Dinda, Dkk.) tengah menantikan hasil Optimist Visual Arts Competition (OVAC) 2026 yang diselenggarakan oleh Optimist International di Amerika Serikat. Sementara itu, Haifa ‘Alya Syakira (SDN 2 Sukaresik), peraih Juara Umum ICF 2025, sedang mengikuti proses penilaian pada JQA International Environment Children’s Drawing Contest 2026 di Tokyo, Jepang. Pencapaian tersebut menjadi motivasi sekaligus bukti bahwa talenta anak-anak Indonesia mampu bersaing di forum internasional ketika memperoleh kesempatan dan pembinaan yang tepat.








