Kilas Tasikmalaya – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada Kamis, 23 Juli 2026, menjadi potret yang memprihatinkan bagi para siswa SDN Sukasari, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya. Di saat anak-anak Indonesia seharusnya mendapatkan hak belajar dengan aman dan nyaman, para siswa SDN Sukasari justru harus mengikuti kegiatan belajar mengajar di musala yang berada di samping sekolah.

Pemindahan kegiatan belajar tersebut dilakukan karena kondisi ruang kelas sudah lapuk dan dinilai membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik. Bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat dikhawatirkan sewaktu-waktu dapat ambruk apabila tetap digunakan.

Suasana belajar di musala menjadi solusi sementara agar proses pendidikan tetap berjalan. Namun kondisi tersebut tentu jauh dari kata ideal, mengingat keterbatasan fasilitas dan ruang belajar yang semestinya dimiliki oleh sebuah sekolah dasar.

Baca juga:Pantai Barat Pangandaran, Magnet Wisata yang Selalu Dirindukan Wisatawan

Ketua Komite SDN Sukasari, Agus Mulyana, mengaku sangat prihatin dengan kondisi sekolah yang hingga kini belum mendapatkan penanganan serius dari pemerintah daerah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini