Baca juga:Perahu Bambu dan Keindahan Alam, Situ Sanghyang Jadi Magnet Wisata Lokal
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menambahkan bahwa persoalan pengangguran menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota dalam periode kepemimpinannya. Menurutnya, angka pengangguran yang masih tinggi harus dijawab dengan langkah konkret dan terukur, bukan sekadar wacana.
Pemkot akan memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan sektor pendidikan agar lulusan sekolah maupun perguruan tinggi lebih siap memasuki dunia kerja. Ia juga menegaskan pentingnya pengembangan sektor UMKM dan ekonomi kreatif sebagai solusi jangka menengah dan panjang dalam menyerap tenaga kerja lokal.
Baca juga:Seni Ketangkasan Domba Garut, Antara Warisan Budaya dan Sorotan Hukum Islam
Selain membuka peluang investasi baru, pemerintah daerah akan mendorong program pelatihan berbasis kebutuhan industri, sehingga keterampilan masyarakat selaras dengan permintaan pasar.
“Kita tidak boleh hanya melihat angka, tetapi harus menghadirkan solusi. Pemerintah harus hadir memastikan masyarakat memiliki kesempatan kerja yang nyata,” ujarnya.
Viman berharap, dengan kolaborasi lintas sektor serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, angka pengangguran di Kota Tasikmalaya dapat ditekan secara bertahap dan berkelanjutan.
Reporter: Amf








