Kilas Tasikmalaya – Batik Sukapura merupakan salah satu kekayaan budaya lokal yang tumbuh dan berkembang di Desa Sukapura, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Batik ini dikenal sebagai batik tulis klasik yang masih mempertahankan proses tradisional serta nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Sunda.

Keberadaan Batik Sukapura tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga simbol ketekunan, kesabaran, dan kecintaan masyarakat Tasikmalaya terhadap warisan leluhur.

Sejarah Batik Sukapura tidak terlepas dari kehidupan masyarakat agraris yang hidup selaras dengan alam. Motif-motif yang dituangkan dalam setiap lembar kain banyak terinspirasi dari lingkungan sekitar, seperti tumbuhan, hewan, hingga simbol-simbol tradisional yang memiliki makna filosofis mendalam.

Baca juga:Golok Galonggong Manonjaya, Warisan Pandai Besi dari Tasikmalaya

Batik ini telah diwariskan secara turun-temurun, khususnya oleh para perempuan di Kampung Pasarkolot dan Ciseupan, yang hingga kini masih aktif membatik secara manual.

Keistimewaan Batik Sukapura terletak pada teknik pembuatannya yang sepenuhnya menggunakan metode batik tulis. Setiap motif digambar langsung menggunakan canting dan malam panas, tanpa bantuan mesin.

Proses ini membutuhkan ketelitian tinggi serta waktu yang tidak singkat. Untuk menyelesaikan satu lembar kain Batik Sukapura, perajin bisa menghabiskan waktu hingga 7 sampai 14 hari, tergantung tingkat kerumitan motif dan pewarnaan.

Baca juga:Situ Sanghyang, Wisata Lokal di Tengah Alam yang Masih Asri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini