Kilas Tasikmalaya — Seorang siswa SMA di Tasikmalaya diduga menjadi korban penganiayaan dan perundungan oleh sejumlah orang di sebuah warung yang berada di wilayah Sukanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jumat (26/9/2026).

Peristiwa tersebut kini telah dilaporkan oleh orang tua korban ke Polres Tasikmalaya Kota. Korban juga telah menjalani pemeriksaan visum untuk mendokumentasikan luka yang dialaminya.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, korban menghubungi ibunya dan menyampaikan bahwa dirinya diminta oleh seseorang yang dilaporkan untuk datang ke sebuah warung yang biasa menjadi tempat berkumpul atau tongkrongan sejumlah siswa.

Merasa khawatir anaknya mengalami persoalan, sang ibu kemudian menunggu kabar. Namun hingga sekitar pukul 16.00 WIB, korban belum juga memberikan kabar.

Baca juga:Kejurdo Ketum Cup ke-V BKC Dibuka Wawali Diky, 300 Lebih Karateka Siap Adu Prestasi

Rasa khawatir membuat ibu korban mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi anaknya sekaligus menjemputnya.

Sesampainya di lokasi, sang ibu disebut terkejut melihat kondisi anaknya yang mengalami syok dengan wajah dalam kondisi lebam. Setelah ditanya dan didesak mengenai apa yang terjadi, korban kemudian mengaku telah mengalami dugaan penganiayaan dan perundungan.

Di lokasi tersebut, menurut keterangan keluarga, terdapat sekelompok siswa yang sebagian di antaranya sedang jajan dan merokok.

Situasi sempat memanas ketika ibu korban mengetahui kondisi anaknya. Ia kemudian meluapkan emosi secara verbal kepada orang-orang yang berada di lokasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini