Diky juga mengapresiasi jalannya musyawarah yang berlangsung dengan penuh suasana kekeluargaan. Menurutnya, nilai kebersamaan yang ditunjukkan para anggota menjadi contoh bahwa perbedaan pendapat dapat diselesaikan melalui musyawarah tanpa menimbulkan perpecahan.
“Saya melihat yang paling menonjol dari SEV bukan sekadar komunitas otomotif, tetapi nuansa kekeluargaannya sangat kuat. Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting untuk terus berkontribusi kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap kepengurusan baru yang terpilih mampu mempertahankan budaya kolaborasi, memperluas kegiatan sosial, serta terus membangun sinergi dengan berbagai pihak.
Baca juga:Pamidangan yang Tertinggal Zaman: Cerita Adu Domba di Babakan Siliwangi
“Ke depan, tantangan tidak bisa diselesaikan oleh satu orang. Semua membutuhkan kebersamaan, kolaborasi, dan semangat musyawarah,” tambahnya.
Usai membuka kegiatan, Diky mendapat kejutan dari panitia. Ia diminta oleh pengurus SEV Indonesia untuk mencoba mengendarai mobil off road di lintasan yang telah disiapkan di kawasan Villa Mahendra.
Dengan penuh antusias, Diky menerima tantangan tersebut dan melakukan test drive di jalur off road. Ia mengaku sangat menikmati pengalaman tersebut karena sudah sekitar dua dekade tidak lagi mengendarai kendaraan off road.
“Sudah sekitar 20 tahun saya tidak mencoba mengendarai mobil off road. Tadi ketika kembali mencobanya, rasanya sangat senang dan menjadi pengalaman yang menyenangkan,” pungkas Diky sambil tersenyum.(Ek)








