Baca juga:Situ Bagendit, Dari Legenda Nyi Endit hingga Jejak Sejarah Garut
“Melalui turnamen ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga, khususnya bola voli. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antar sekolah sekaligus menumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat,” ujarnya.
Pertandingan demi pertandingan berlangsung sengit namun tetap menjunjung tinggi fair play. Para pemain muda menunjukkan kemampuan terbaiknya, mulai dari servis tajam, smash keras, hingga pertahanan solid yang kerap mengundang decak kagum penonton. Meski masih berada di tingkat sekolah dasar, semangat juang para atlet cilik ini terlihat begitu besar, mencerminkan potensi olahraga yang patut dibina secara berkelanjutan.
Kehadiran turnamen yang melibatkan dua kecamatan ini juga menjadi momentum positif dalam memperkuat silaturahmi antarwilayah. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Nedelcis Cup IV turut menjadi sarana memperluas pergaulan para siswa serta menanamkan rasa persatuan melalui olahraga.
Baca juga:Payung Geulis Tasikmalaya, Warisan Cantik yang Bertahan Melawan Zaman
Pihak panitia berharap kegiatan ini dapat terus diselenggarakan secara rutin dan menjadi agenda tahunan yang dinantikan. Dengan adanya kompetisi berkelanjutan, diharapkan akan lahir bibit-bibit atlet voli potensial yang kelak mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Nedelcis Cup IV pun menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi jembatan pemersatu. Melalui semangat “Bersatu dalam Sportivitas, Berprestasi Melalui Kompetisi,” para pelajar tidak hanya belajar tentang kemenangan, tetapi juga tentang kerja keras, kebersamaan, dan sikap saling menghargai nilai-nilai penting yang akan menjadi bekal mereka di masa depan.(Asep)








