Kilas Tasikmalaya – Galendo merupakan salah satu makanan tradisional khas Sunda yang terbuat dari ampas kelapa. Memiliki cita rasa manis, gurih, dan lezat, galendo menjadi warisan kuliner peninggalan nenek moyang yang hingga kini tetap eksis dan digemari masyarakat. Selasa 07 Juli 2026.
Di tengah maraknya berbagai tren makanan modern, galendo tetap mampu mempertahankan popularitasnya. Bahkan, makanan tradisional ini telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu warisan budaya kuliner khas daerah.
Salah satu perajin galendo yang masih konsisten mempertahankan usaha ini adalah Yaya, warga Kampung Cineam, RT 014 RW 005, Dusun Cineam, Desa Cineam, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya. Sejak tahun 2023, Yaya mengembangkan usaha rumahan dengan mendirikan pabrik Galendo AA yang berlokasi di Jalan Raya Cikondang, Kampung Cineam.
Baca juga:Menuju RKPD 2027, Bupati Cecep Dorong Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor
Yaya mengatakan, hingga saat ini usahanya tetap bertahan dan terus memproduksi galendo meski persaingan kuliner semakin ketat. Seluruh proses produksi dikerjakan bersama anggota keluarga, mulai dari dirinya, istri, anak, kakak, hingga keponakan, dengan jumlah pekerja sebanyak lima orang.








