Setiap harinya, Pabrik Galendo AA mengolah sekitar 400 butir kelapa sebagai bahan baku pembuatan galendo. Berkat kualitas rasa yang tetap terjaga, produk Galendo AA kini telah dipasarkan ke berbagai daerah seperti Garut, Sukabumi, Bandung, serta sejumlah wilayah lainnya di Jawa Barat.

Baca juga:Jejak Adu Bagong di Tatar Sunda, Tradisi Lama yang Kini Tinggal Cerita

Yaya berharap usahanya dapat terus berkembang sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitar pabrik. Ia juga berharap galendo sebagai kuliner tradisional khas Sunda semakin dikenal dan terus dinikmati oleh masyarakat luas.

“Harapan saya ke depan, semoga usaha Galendo AA semakin maju, bisa memberdayakan warga sekitar, dan galendo tetap menjadi makanan tradisional yang dicintai masyarakat,” pungkas Yaya. (Riky)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini