Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MKKS Wilayah Sukaraja H. Anum Nurhadi, S.Pd., Kepala SMPN 1 Cibalong Nurhayati, S.Pd., M.Pd., Ketua Pelaksana Trisna Ayu Listiwati, S.Hum., Pengawas Pembina Kecamatan Cibalong Dr. Desi Fitriani Wulandari, S.Pd., M.Pd., serta anggota MKKS Azi Ahmad Fauzi, M.Pd.
Dalam pelaksanaannya, para peserta tampil dengan kemampuan terbaik mereka. Tidak hanya dituntut mampu berbahasa Sunda dengan baik, para siswa juga diajak mengenal dan mengembangkan berbagai bentuk sastra serta seni tradisional Sunda.
Baca juga:Perahu Bambu dan Keindahan Alam, Situ Sanghyang Jadi Magnet Wisata Lokal
FTBI diharapkan dapat menjadi momentum untuk menjaga keberlangsungan bahasa Sunda di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan kompetitif namun edukatif seperti ini, para siswa tidak hanya belajar menggunakan bahasa ibu, tetapi juga memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Kegiatan FTBI 2026 tingkat Wilayah Sukaraja sekaligus menjadi ruang bagi sekolah, guru, dan siswa untuk bersama-sama memperkuat komitmen dalam melestarikan bahasa Sunda agar tetap hidup, digunakan, dan dicintai oleh generasi penerus.(Asep)








