Kilas Tasikmalaya – Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candranegara bersama Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya Deddy Mulyana menyaksikan pertunjukan teater Jantur Art Based Research karya Budi Riswandi di area parkir Fakultas Ilmu Kesehatan/FISIP Universitas Siliwangi, Sabtu malam 14 Maret 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Diky Candranegara mengapresiasi pertunjukan teater tersebut yang dinilainya memiliki kualitas luar biasa, baik dari segi konsep, alur cerita, hingga penyajian artistiknya.

Menurutnya, tidak mudah menciptakan sebuah karya seni pertunjukan yang mampu memadukan berbagai unsur dalam satu panggung seperti yang ditampilkan dalam teater Jantur.

“Untuk membuat sebuah karya seperti ini luar biasa, karena tampilan yang disuguhkan sangat lengkap. Dari banyak sisi, pertunjukan teater ini berkesan seperti sebuah film,” ujar Diky.

Baca juga:Payung Geulis Tasikmalaya, Warisan Cantik yang Bertahan Melawan Zaman

Ia menjelaskan, pertunjukan tersebut diawali dengan adegan pembuka yang bombastis sehingga membuat penonton penasaran, kemudian masuk ke alur drama yang kuat, hingga akhirnya kembali mengaitkan adegan awal sebagai penutup cerita.

“Di awal penampilan ada adegan yang membuat orang bertanya-tanya, ada apa ini? Lalu masuk ke dramanya, dan akhirnya kembali lagi ke adegan pertama. Secara keseluruhan pagelaran seni ini sangat luar biasa. Ini bukan kelas lokal,” ungkapnya.

Selain dari sisi pertunjukan, Diky juga menilai cerita yang diangkat dalam teater tersebut memiliki makna dan hikmah yang mendalam bagi kehidupan masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini