Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah di luar Kota Tasikmalaya akan memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi, mulai dari kuliner, penginapan, hingga pelaku UMKM.
Baca juga:Pencak Silat Cimande: Jejak Sejarah, Silsilah, dan Warisan Luhur Tanah Sunda
Seni ibing dalam pencak silat sendiri lebih menonjolkan unsur keindahan gerak, wiraga, wirama, dan wirasa, dengan gerakan yang mengikuti irama kendang tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pencak silat.
Diky menegaskan, pencak silat bukan hanya seni bela diri, tetapi juga mengandung filosofi kehidupan seperti semangat kesatria, sikap saling menolong, serta menjaga keseimbangan hidup.
“Kami menilai ajang ini tidak hanya menjunjung tinggi sportivitas, tetapi juga menjadi sarana menghidupkan kembali nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal,” pungkasnya.(Amf)








