Peserta maupun penerima manfaat berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Persit, PIA Ardhya Garini Lanud Wiriadinata, FKPPI, PPM, Pemuda Pancasila, AMS, Gibas hingga masyarakat umum dari wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Pelaksanaan bakti sosial tersebut turut didukung oleh 28 personel Kodim, 10 personel Poskes/Denkes, 2 personel Puskesmas/Dinkes setempat, serta 10 personel PMI.
Bagi masyarakat, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, namun memiliki manfaat sosial yang besar. Darah yang terkumpul dapat menjadi bagian dari ketersediaan darah yang dibutuhkan pasien dalam berbagai kondisi medis.
Begitu pula pelayanan kesehatan dan pengobatan umum memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan sekaligus mengetahui kondisi kesehatan lebih awal.
Baca juga:Tak Sekadar Lomba Perahu, Pacu Jalur Jadi Magnet Wisata Dunia
Sementara khitanan massal dan pembagian sembako menjadi bentuk kepedulian sosial yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial yang melibatkan berbagai unsur dan masyarakat.
Bakti sosial di Makodim 0612/Tasikmalaya menjadi momentum mempertemukan semangat pengabdian dengan kebutuhan masyarakat. Sebanyak 260 labu darah berhasil dikumpulkan, 275 orang mendapatkan pengobatan umum, 36 peserta mengikuti khitanan massal, dan 300 orang menerima paket sembako.
Lebih dari sekadar peringatan hari ulang tahun, kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana: menyumbangkan darah, memeriksakan kesehatan, membantu sesama, dan hadir ketika masyarakat membutuhkan.(Amf)









[…] Baca juga:Setetes Darah, Satu Harapan: Baksos HUT ke-81 TNI Hadirkan Donor Darah hingga Khitanan Gratis […]