Sementara itu, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menjelaskan bahwa Festival Manunggal Rakyat menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membuka peluang promosi bagi produk-produk lokal Tasikmalaya.

Ia juga mengaitkan semangat sepak bola dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, olahraga mengajarkan kerja sama, disiplin, strategi, dan semangat bangkit dari kegagalan.

“Usaha dan kerja keras tidak akan mengkhianati hasil. Bangkit dari kesalahan adalah langkah penting untuk tumbuh, sehingga kegagalan harus dijadikan batu loncatan, bukan penghalang,” ujar Dandim.

Baca juga:Kodim 0612/Tasikmalaya Gandeng BSI, Edukasi Tabungan Haji dan Emas untuk Prajurit

Usai sambutan, panggung hiburan rakyat semakin menghangatkan suasana. Memasuki pukul 02.00 WIB, ribuan warga larut dalam kemeriahan nonton bareng final Piala Dunia hingga pertandingan berakhir sekitar pukul 05.00 WIB.

Festival Manunggal Rakyat 2026 menjadi bukti bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan sebagai wadah mempererat persatuan, menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui UMKM, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat.

Kesimpulan: Festival Manunggal Rakyat 2026 sukses menghadirkan lebih dari sekadar hiburan. Kegiatan ini menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat, mendorong pertumbuhan UMKM, serta mempertegas bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat merupakan modal utama dalam membangun Kota Tasikmalaya yang maju, mandiri, dan sejahtera.(Ek)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini