Kalimat sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa disiplin berkendara bukan hanya tentang mematuhi aturan atau memastikan kendaraan lengkap secara administrasi.
Di balik setiap perjalanan menuju tempat tugas, ada keluarga yang menanti kepulangan. Ada orang tua, pasangan, anak, maupun orang-orang terdekat yang berharap setiap personel dapat kembali ke rumah dengan selamat.
Baca juga:TMMD ke-129 Resmi Dibuka di Parungponteng, Sinergi TNI dan Masyarakat Percepat Pembangunan Desa
Karena itu, tertib berkendara merupakan bagian dari tanggung jawab, bukan hanya terhadap diri sendiri, tetapi juga terhadap rekan kerja, keluarga dan pengguna jalan lainnya.
Melalui Operasi Gaktib Waspada Wira Kujang TA 2026, kesadaran untuk mengutamakan ketertiban dan keselamatan kembali ditegaskan. Pemeriksaan kendaraan menjadi salah satu instrumen, sementara membangun budaya disiplin dan kesadaran keselamatan menjadi tujuan yang lebih luas.
Sebab kendaraan memang membawa seseorang menuju tempat tugas, tetapi keselamatanlah yang seharusnya membawa setiap personel kembali ke rumah dan bertemu dengan keluarga yang menunggu.
Kegiatan di Makodim 0612/Tasikmalaya tersebut menjadi momentum untuk memperkuat budaya tertib, disiplin administrasi kendaraan dinas, sekaligus mengingatkan seluruh personel agar tidak mengabaikan faktor keselamatan dalam setiap perjalanan.(Amf)








