Pemerintah Kota Tasikmalaya juga menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut melalui peningkatan aksesibilitas sarana belajar dan bahan ajar Braille, pelatihan bagi tenaga pengajar dan pendamping yang kompeten, serta kolaborasi dengan organisasi masyarakat sipil dan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan program.
Lebih lanjut disampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi awal terbentuknya jaringan dukungan yang berkelanjutan, termasuk penyediaan Al-Qur’an Braille di masjid, majelis taklim, dan fasilitas pendidikan di seluruh Kota Tasikmalaya.
Baca juga:Debu Arena Ma’pasilaga Tedong, Ketika Tradisi Adat Kehormatan Toraja
“Kepada para pengajar dan fasilitator, saya menyampaikan apresiasi dan kepercayaan penuh. Mari kita ciptakan lingkungan yang inklusif sehingga saudara-saudara penyandang disabilitas dapat berkembang secara optimal,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan Wali Kota.
Di akhir sambutannya, Pemerintah Kota Tasikmalaya menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Diharapkan upaya bersama ini menjadi amal jariyah serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (AMF)








