Kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan oleh masyarakat umum, tetapi juga sering diikuti oleh Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada para pendiri desa serta tokoh penyebar agama Islam di wilayah Kecamatan Cineam.
Baca juga:Jejak Lintasan Pacuan Kuda di Dadaha, Sejarah yang Sudah Terlupakan
“Tradisi ziarah ini merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah berjasa membangun desa dan menyebarkan ajaran Islam. Kami berharap nilai-nilai sejarah dan budaya ini tetap dijaga serta diwariskan kepada generasi muda,” ujar Hadiat.
Keberadaan Makam Keramat Angga
Malang diharapkan tidak hanya menjadi tempat ziarah, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga sejarah, budaya, dan nilai-nilai religius yang telah diwariskan oleh para leluhur di Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya.(Riky)








