Kilas Kota Tasik – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Tasikmalaya resmi dilantik untuk masa khidmat 2024–2029. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran perempuan muda Nahdliyin dalam membangun masyarakat yang berdaya, religius, dan progresif, sejalan dengan tema “Sinergi Bersama Memperbaiki Harokah, Merajut Perempuan Berkarya.”

Dalam pelantikan tersebut, Nunun Nuraeni, M.Pd secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya. Sabtu 17 Januari 2026.

Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa semangat kolaboratif dan inovatif dalam menggerakkan roda organisasi, sekaligus menjawab tantangan sosial yang dihadapi perempuan di era modern.

Ketua PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya terpilih, Nunun Nuraeni, M.Pd, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat harokah (gerakan) Fatayat NU sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga berperan strategis dalam bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi perempuan.

“Fatayat NU harus menjadi ruang aman, ruang belajar, dan ruang berkarya bagi perempuan muda. Dengan sinergi bersama seluruh elemen, kami ingin menghadirkan program-program yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Tema pelantikan menegaskan pentingnya kerja kolektif dan sinergi lintas sektor, baik dengan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, maupun komunitas pemuda dan perempuan. PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya bertekad menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya perempuan.

Pelantikan ini juga menjadi simbol estafet kepemimpinan yang berkelanjutan, sekaligus peneguhan peran Fatayat NU sebagai garda terdepan perempuan Nahdliyin dalam menjaga nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah serta mendorong lahirnya perempuan-perempuan yang mandiri, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi bangsa.

Dengan kepengurusan baru dan semangat kebersamaan, PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya optimistis mampu menghadirkan gerakan yang lebih progresif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan serta masyarakat luas selama lima tahun ke depan.

Reporter:Amf

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini