Wakil Bupati juga berharap agar nilai-nilai luhur yang diajarkan di Padepokan Padjadjaran tidak hanya diwariskan secara simbolik, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dunia pendidikan.
Baca juga:Pencak Silat Cimande: Jejak Sejarah, Silsilah, dan Warisan Luhur Tanah Sunda
Sementara itu, pihak Padepokan Padjadjaran Sekjen Padjadjaran Pipin Aripin menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Tasikmalaya serta perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan padepokan.
Dukungan tersebut dinilai menjadi semangat tersendiri bagi para pengurus dan generasi penerus untuk terus menjaga amanah para leluhur.
Rangkaian kegiatan milangkala diisi dengan doa bersama, prosesi adat, serta pertunjukan seni budaya dan atraksi pencak silat khas Paguron Padjadjaran. Setiap rangkaian acara mengandung makna filosofis yang mencerminkan keseimbangan antara kekuatan fisik, ketajaman spiritual, serta keluhuran budi pekerti.
Melalui peringatan milangkala ini, Padepokan Padjadjaran kembali menegaskan perannya sebagai benteng budaya dan pusat pendidikan karakter di tengah masyarakat. Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dapat terus terjalin demi menjaga kelestarian budaya Sunda sebagai warisan berharga bagi generasi masa depan.
Reporter:Dit








