Kilas Tasikamalaya — Di tengah banyaknya tanaman yang tumbuh di sekitar lingkungan masyarakat, daun sisik naga menjadi salah satu tanaman yang sejak lama dikenal dalam pengobatan tradisional.

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Pyrrosia piloselloides ini umumnya tumbuh menempel pada batang pohon atau tempat yang lembap. Bentuk daunnya kecil dan memiliki tampilan khas, sehingga mudah dikenali oleh sebagian masyarakat yang sudah familiar dengan tanaman obat tradisional.

Secara turun-temurun, daun sisik naga kerap dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Beberapa penggunaan tradisionalnya antara lain untuk membantu meredakan batuk, mengatasi peradangan, serta sebagai bahan ramuan untuk berbagai keluhan kesehatan.

Selain itu, sejumlah penelitian awal terhadap tanaman ini juga menemukan adanya kandungan senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan dan potensi biologis lainnya. Namun, hasil penelitian laboratorium maupun penggunaan secara tradisional belum otomatis membuktikan bahwa tanaman tersebut dapat mengobati penyakit tertentu pada manusia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini