Kilas Tasikmalaya – Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tamansari tahun 2026 mengusung tema “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pelayanan Publik untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat”. Salah satu poin penting yang disorot dalam forum tersebut adalah kondisi sarana pelayanan publik, khususnya Kantor Kecamatan Tamansari.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Wahid, S.Pd, kepada sejumlah awak media seusai menghadiri pembukaan Musrenbang di Aula Kecamatan Tamansari, Senin 02 Pebruari 2026.

Menurut H. Wahid, jika berbicara mengenai peningkatan kualitas pelayanan publik, maka ketersediaan gedung pemerintahan yang layak dan representatif menjadi faktor penting. Ia menilai, kondisi Kantor Kecamatan Tamansari saat ini sudah tidak lagi memadai jika dibandingkan dengan kantor kecamatan lain di wilayah Kota Tasikmalaya.

Baca juga:Golok Galonggong Manonjaya, Warisan Pandai Besi dari Tasikmalaya

“Kantor Kecamatan Tamansari ini kalau dibandingkan dengan kantor kecamatan lainnya sudah tidak representatif. Padahal, kantor kecamatan merupakan pusat pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar Wahid.

Ia berharap, melalui Musrenbang tingkat kecamatan ini, persoalan tersebut dapat masuk dalam daftar skala prioritas pembangunan daerah, sehingga peningkatan maupun perbaikan fasilitas pelayanan publik bisa segera direalisasikan.

Selain Kantor Kecamatan, Wahid juga menyoroti kondisi Kantor Kelurahan Tamanjaya yang berada di wilayah Tamansari. Menurutnya, bangunan kelurahan tersebut juga sudah tidak layak, bahkan kerap mengalami kebocoran saat hujan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini