“Keterlibatan perempuan bukan sekadar memenuhi aturan. Mereka menjadi bagian penting dalam strategi dan penguatan organisasi PKB ke depan,” katanya.
Selain melakukan pembenahan internal, PKB Kota Tasikmalaya mulai mengonsolidasikan kekuatan hingga ke tingkat akar rumput. H. Wahid menegaskan, kepastian jadwal Pemilu bukan alasan untuk menunda persiapan politik.
Baca juga:Jejak Lintasan Pacuan Kuda di Dadaha, Sejarah yang Sudah Terlupakan
“Mau Pemilu digelar 2029 ataupun 2031, kami siap. Persiapan harus dimulai dari sekarang agar organisasi semakin solid. Target kami adalah meraih delapan kursi DPRD Kota Tasikmalaya,” tegasnya.
Dengan restrukturisasi organisasi, meningkatnya peran perempuan dalam kepengurusan, serta konsolidasi yang terus dilakukan hingga ke tingkat bawah, PKB Kota Tasikmalaya optimistis mampu memperkuat posisinya di peta politik daerah dan mewujudkan target meraih delapan kursi DPRD pada pemilu mendatang.(Amf)








