Kilas Tasikmalaya – UPTD Puskesmas Gunung Tanjung, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kegiatan pelatihan tim pelaksana sekaligus program pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi ibu hamil dan balita. Program ini menjadi langkah konkret dalam upaya menekan angka stunting dan memperbaiki status gizi masyarakat.

Kepala Puskesmas Gunung Tanjung, Cecep Sirojul Anwar, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pemulihan balita yang mengalami berat badan tidak naik serta balita dengan kondisi berat badan kurang. Selain itu, program ini juga menyasar ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK).

“Program ini merupakan bagian dari upaya pengurangan angka stunting secara nasional, sekaligus memberikan pembekalan kepada masyarakat dalam mencegah stunting sejak dini,” ujar Cecep.

Baca juga:Peringati Hari Bumi, Dua Wakil Kepala Daerah Tasikmalaya Bersatu Rawat Mata Air

Dalam pelaksanaannya, tercatat sebanyak 41 kasus balita dengan berat badan tidak naik (T) mendapatkan intervensi PMT selama 14 hari. Sementara itu, sebanyak 90 balita dengan berat badan kurang menerima PMT selama 21 hari.

Seluruh makanan tambahan yang diberikan berbasis pangan lokal guna memastikan keberlanjutan dan kemudahan akses bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Gunung Tanjung, Heru Iyan Asari, S.Kep., Ners., M.Si., menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga peran aktif masyarakat.

Baca juga:Langkah Hijau SMAN 1 Rancah: Apresiasi dan Sinergi untuk Generasi Berbudaya Lingkungan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini